Total Pageviews

Tuesday, April 9, 2013

Review: Game of Thrones Season 3 Episode 2: Dark Wings, Dark Words

You came to wrong hood, motherf*cker
Yak sesuai janji ane, malam ini ane bakal me-review episode 2 dari Game of Thrones Season 3! Seperti yang kita ketahui, episode pertama dari season ini sudah ane review dengan skor 9.0, yang notabene sangat tinggi! Apakah episode ke-2 ini bakal meningkatkan ekspektasi atau bahkan sebaliknya? Simak reviewnya disini!

Contain spoilers


Wait, this isn't a horror movie, right?

Episode ke-2 ini langsung dibuka dengan karakter yang hilang dari episode sebelumnya (dan juga salah satu favorit reviewer); Bran Stark (Isaac Hempstead-Wright)! Bagi kalian penggemar Bran bersukacitalah, karena Bran akan sangat dominan di episode ini. Bagi yang ingat dengan episode pertama dari Game of Thrones, tentu akan merasa deja vu, mungkin tujuannya untuk menambah kesan emosional dari kisah Bran yang cukup tragis. Karakter lain yang paling ditunggu kehadirannya serta story arc-nya adalah Jaime Lannister (Nikolaj Coster-Waldau), di akhir Season 2, Jaime yang nyaris dieksekusi oleh Robb dibebaskan oleh Catelyn Stark (Michelle Fairley), "diitemani" dengan Brienne of Tarth (Gwendoline Christie) duo ini melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer untuk mencapai King's Landing. Setelah melarikan diri dari Castle of Harrenhall Arya Stark (Maisie Williams) bersama 2 orang temannya juga melakukan perjalanan jauh menuju The Wall.


When i was your age, granny always sunbathing in the beach of Dorne, until it burns my hair
"Dark Wings, Dark Words" kurang lebih adalah Season Premiere Bagian 2, karena dengan menghilangkan beberapa karakter dari episode sebelumnya, episode ini dengan leluasa memberi jalan kepada karakter-karakter yang sebelumnya tidak tampil. Adegan paling menarik dari perkenalan Bran adalah ketika ia merasa Deja Vu di episode pertama, lengkap dengan suara ayahnya; Eddard Stark, yang tewas dipenggal di Season 1, adegan ini tidak tampil di buku, sehingga baik pembaca maupun non pembaca buku akan merasa emosional mengingat betapa dicintainya karakter Eddard Stark dikalangan fans. Adegan baru lain yang menjadi nilai plus plus di episode ini adalah perbicangan antara Catelyn dengan Talysa Maegyr (Oona Chaplin) mengenai Jon Snow yang sangat emosional, pembaca bukunya pasti akan sangat terenyuh, karena di bukunya sangat terlihat betapa bencinya Catelyn terhadap Jon, ini adalah langkah yang sangat berani bagi kreator untuk sedikit merubah karakterisasi, tapi sangat efektif. 


My Heart will Go On ~ ~ ~ Eh, ntar dulu....
Tapi yang tidak bisa dipungkiri sama sekali adalah karakter Margaery Tyrell (Natalie Dormer), Dormer begitu menguasai karakternya, perilaku centil Margaery namun terlihat cerdas sanggup diperankannya dengan baik, tahukah kalian jika umur Dormer dengan karakter yang diperankannya berbeda jauh!? Bukan hanya Dormer, karakter baru yang juga ditunggu-tunggu kehadirannya yaitu Lady Olenna Tyrell (Diana Rigg) tampil dengan impresif. Dialog antaranya dengan Sansa menunjukkan bahwa Olenna bukan hanya sekedar "numpang lewat", tapi juga "pemain" baru dari perpolitikan di Westeros. Sekali lagi, perpaduan antara naskah dengan cast yang sempurna menjadi poin plus untuk episode kali ini. Story arc Arya juga dimulai dengan menarik, diikuti dengan perkenalan The Brotherhood Without Banners yang akan memiliki peranan signifikan di bukunya, serta cliff-hanger dahsyat di akhir. Kekurangannya adalah, Daenerys tidak muncul di episode ini, padahal ending episode pertama sangat-sangat membuat penonton greget, dan juga Jon hanya muncul sebentar. Hal ini bisa dimaklumi karena begitu banyak karakter baru yang dimunculkan disini.

Jedi vs She-Jedi!
Last but not least, adalah pertarungan epic antara Jaime dengan Brienne, koreografi pedang yang impresif! Yang tidak absen juga adalah ceplas-ceplos ala Jaime yang dirindukan fans sejak Season kedua, nada sarkastik dan sombongnya tetap menjadi sedikit unsur humor bagi penggemar setia. Akan sangat menarik melihat bagaimana perkembangan hubungan antara dua orang yang saling bertolak belakang ini, karena di bukunya sendiri, story arc Jaime adalah salah satu yang paling seru untuk disimak.

Overall, episode ke-2 ini sudah berhasil meningkatkan ekspektasi para penonton pembaca maupun non-pembaca novelnya dengan sedikit kejutan di sana-sini. Mari kita tunggu akan seperti bagaimana episode selanjutnya!

9.5 (Holy crap!)

Stay tune next week for new episode review!

No comments:

Post a Comment